
Persepsinews.com, Samarinda – Kontingen Kalimantan Timur (Kaltim) berada pada urutan 4 dalam pelaksanaan babak kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Nasional (PON).
Posisi ini didapatkan Kaltim usai menggondol 88 medali emas, 70 medali perak, dan 90 medali perunggu. Kaltim berada di bawah Jawa barat (Jabar), Jawa Timur (Jatim) dan DKI Jakarta.
Ketua Umum KONI Kaltim Rusdiansyah Aras mengungkapkan pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dan evaluasi terhadap capaian ini.
Dirinya menyampaikan dari 88 emas, 50 cabor yang masuk zona medali di BK PON ini menargetkan sekitar 70 medali emas, 70 perak dan 64 perunggu.
“Dari 70 medali emas yang ditargetkan masing-masing cabor ini, KONI Kaltim hanya menargetkan 35 medali emas pada PON XXI Aceh dan Sumatera Utara (Sumut),” terang Rusdi.
Rusdi menyebutkan jika Kaltim mampu mencapai target 35 emas di PON yang akan datang, maka Kaltim bisa menduduki peringkat yang strategis.
Ia juga mengapresiasi target realistis dan optimis yang dipasang masing-masing cabor. Sebab, cabor sendiri yang mengetahui kekuatan tim dan kekuatan lawan.
“Saya minta pada semua untuk menyatukan sinergitas, kita akan sama-sama melalui badai ini supaya bisa berhasil di Sumatera dan Aceh,” tegasnya.
Pelatihan Daerah (Pelatda) ini secara resmi bakal dimulai Maret 2024 ini. Maka apapun yang terjadi semua cabor harus ikut serta dalam pelatda ini.
KONI Kaltim juga akan memberikan amunisi khusus pada Desember 2023 sampai akhir Maret 2024 pada semua Rp 1 juta.
“Nanti ketika masuk pelatda akan kembali diberikan namun dengan nilai yang berbeda sesuai dengan capaian yang didapat, antara emas, perak dan perunggu,” bebernya. (Ai/ Adv Dispora Kaltim)













