Persepsinews,com, Samarinda – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalimantan Timur (Kaltim) telah melakukan persiapan intensif untuk menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan berlangsung pada 27 November 2024.
Hal ini ditunjukkan dengan alokasi anggaran yang signifikan untuk memastikan kelancaran dan ketertiban dalam pelaksanaan Pilkada.
Kepala Kesbangpol Kaltim, Sulfian Agus, mengungkapkan bahwa proses pencairan anggaran telah dilakukan dalam dua tahap.
“Tahap pertama sebesar 40 persen dari alokasi anggaran untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sudah dicairkan,” ujar Sulfian dalam konferensi pers usai acara Coffee Morning di Ruang VIP Rumah Jabatan Gubernur Kaltim.
Total alokasi anggaran untuk KPU Kaltim mencapai Rp 300.925.284.605, dengan Rp 120.366.113.842 telah dicairkan pada tahap pertama. Sementara itu, untuk Bawaslu Kaltim, anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 138.008.662.000, dengan pencairan tahap pertama sebesar Rp 53.603.464.800.
“Total anggaran yang telah dan akan dicairkan untuk kedua lembaga ini mencapai Rp 434.923.946.605. Pencairan tahap pertama mencakup Rp 173.969.578.642,” jelas Sulfian mengenai rincian dana yang disiapkan untuk mendukung penyelenggaraan Pilkada.
Selain itu, Kesbangpol Kaltim juga telah mengalokasikan dana untuk keamanan selama Pilkada berlangsung. Dana pengamanan telah disalurkan kepada beberapa lembaga keamanan seperti Polda Kaltim, Kodam VI/Mulawarman, dan Korem 091/ASN dengan total mencapai Rp 62.865.855.500.
Sulfian juga menekankan pentingnya perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai persyaratan utama untuk menggunakan hak pilih.
“Pencairan dana untuk perekaman KTP juga telah diselesaikan,” tambahnya. (Lis)













