spot_img

Pemprov Kaltim Ingin Wujudkan Diverifikasi Pangan Melalui Festival Pangan Lokal B2SA

Persepsinews, Samarinda – Pemeprov Kaltim, melalui Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) bersama Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kalimantan Timur menggelar Festival Pangan Lokal B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) Tingkat Provinsi Tahun 2024.

Festival yang diselenggarakan di halaman kantor Gubernur Kalimantan Timur ini mengusung tema “Cegah Kasus Stunting Baru dengan Meningkatkan Ketahanan Pangan Keluarga melalui Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumberdaya Lokal Non Beras dan Non Terigu.”

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan yang beragam dan bergizi serta mempromosikan pemanfaatan sumberdaya lokal dalam penganekaragaman konsumsi pangan. Festival ini juga menekankan upaya pencegahan stunting, sebuah kondisi kekurangan gizi kronis yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni. Sri mengatakan, melalui festival ini Pemprov Kaltim ingin mewujudkan diverifikasi pangan di daerah dengan memanfaatkan beragam potensi pangan non beras dan non terigu yang dimiliki.

Tidak hanya itu dengan pola konsumsi sehat ini Sri Wahyuni berharap bisa berdampak positif terhadap penurunan stunting di Kaltim. Walaupun saat ini angka prevalensi stunting Kaltim berada di 22,9 namun berdasarkan data e-PPGBM (Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) Kaltim berhasil menekan angka stunting hingga 18,3 persen.

“Ya melalui Festival ini kita ingin mewujudkan diverifikasi pangan, dengan memanfaatkan pangan lokal yang kita miliki, ini juga dengan tujuan mengatasi stunting, memang sekarang stunting kita di 22,9 persen tapi dari PPGBM kita sudah di 18 persen,” ungkap Sri di Hotel Mesra, Rabu (14/8/2024).

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Timur Siti Farisyah Yana, menjelaskan bahwa acara ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga dan mencegah stunting dengan memanfaatkan sumberdaya lokal yang beragam yang tidak hanya memperbaiki gizi masyarakat, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal dan melestarikan keanekaragaman pangan yang ada di daerah.

Ia pun berkomitmen akan meningkat supply komoditi pangan lokal di daerah dengan sejumlah program.

“Sesuai dengan permintaan bu Sekda tadi kita akan tingkatkan produksinya, sebenarnya kita punya banyak pangan lokal ya,” ungkapnya. (Ozn)

Related Articles

Media Sosial

15,000FansLike
10,000FollowersFollow
5,000FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru

Berita Populer