Persepsinews.com, Kukar – Jalur alternatif strategis yang menghubungkan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dengan Kota Samarinda melalui Desa Jongkang, Kecamatan Loa Kulu, hingga kini masih belum dilengkapi Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU).
Padahal, jalur ini menjadi pilihan utama bagi pengendara yang ingin memangkas waktu tempuh menuju Samarinda menjadi hanya 20 menit, dibanding jalur utama yang memakan waktu hingga 30 menit.
Kondisi jalan yang masih gelap di malam hari menjadi kekhawatiran tersendiri bagi pengguna jalan, terutama dari sisi keselamatan dan kenyamanan berkendara.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar, Ahmad Junaidi, memastikan bahwa pemasangan LPJU di jalur tersebut sudah dalam proses.
“Jalur itu masuk wilayah Kecamatan Loa Kulu. Sekarang sudah selesai tahap perencanaan, dan saat ini dalam tahap lelang pengawasan. Setelah itu baru kita lanjutkan dengan lelang fisik, lalu pelaksanaan,” jelas Junaidi, pada Selasa (13/05/2025).
Ia menargetkan pekerjaan fisik LPJU di jalur poros Desa Jongkang dapat dimulai antara akhir April hingga pertengahan Mei 2025. Adapun estimasi anggaran yang dialokasikan untuk proyek penerangan ini mencapai sekitar Rp2 miliar, khusus untuk wilayah Jongkang.
Terkait jenis LPJU yang akan digunakan, Junaidi menyebut pihaknya memilih sistem konvensional dengan sumber listrik PLN.
“Kita pakai yang konvensional, karena lebih hemat anggaran. Kalau tenaga surya itu biaya pembangunannya lebih mahal,” terangnya. (Rob/Adv Diskominfo Kukar)













