
Persepsinews.com, Samarinda – Produksi pangan di Kota Samarinda terhambat oleh keterbatasan lahan pertanian. Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menyoroti kondisi ini dan menekankan bahwa luas lahan yang tersedia belum cukup memenuhi kebutuhan pangan lokal.
“Secara umum kita kan punya RT/RW, rencana tata ruang, rencana wilayah. Ada peruntukan untuk pertanian, ada peruntukan untuk perumahan, ada untuk industri,” ujar Iswandi di Kantor DPRD Kota Samarinda.
Meski ada alokasi untuk pertanian, luasnya masih sangat terbatas dibanding jumlah penduduk yang terus bertambah. Lahan pertanian di Samarinda tercatat sekitar 1.243 hektar.
“Penduduk kita aja yang resmi 800.000 jiwa yang tercatat, yang tidak tercatat ada 1 juta mungkin penduduk Samarinda ini,” jelasnya.
Iswandi menegaskan bahwa dengan kondisi ini, mustahil bagi Samarinda untuk mencapai surplus pangan hanya dari produksi lokal.
“Bagaimana mau ada surplus dengan lahan sekecil itu memenuhi kebutuhan banyaknya manusia,” tegasnya. (Sn/Adv DPRD Samarinda)













