spot_img

Kunci Mutu Pendidikan, Kemenag Kaltim Perjuangkan Kesejahteraan Pengawas

Persepsinews.com, Samarinda – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengambil langkah proaktif dalam mengatasi isu kesenjangan kesejahteraan tenaga pendidik di daerah.

Hal ini disampaikan, Kabid Madrasah Kanwil Kemenag Kaltim, Sabransyah, bersama jajaran, baru-baru ini melakukan audiensi penting dengan Komisi IV DPRD Kaltim di Kantor DPRD Provinsi Kaltim, dengan fokus utama meminta dukungan legislatif untuk peningkatan kapasitas dan penjaminan kesetaraan kesejahteraan pengawas di lingkungan Kemenag.

​Sabransyah menegaskan bahwa upaya peningkatan kualitas pendidikan agama dan madrasah mustahil tercapai tanpa adanya dukungan penuh terhadap Sumber Daya Manusia (SDM) yang bertugas sebagai pengawas.

Peran pengawas dinilai vital sebagai penjamin mutu pendidikan yang memegang tanggung jawab besar dalam memastikan standar akademik di madrasah dan Pendidikan Agama Islam (PAI) terpenuhi.

​“Kami datang ke Komisi IV DPRD Kaltim ini dengan harapan besar, yaitu memohon dukungan dari para wakil rakyat agar peningkatan sumber daya manusia, khususnya pengawas madrasah dan PAI, bisa diakselerasi secara merata,” ujar Sabransyah.

​Fokus pertama yang disampaikan adalah perlunya investasi berkelanjutan dalam peningkatan kapasitas pengawas. Investasi ini harus mencakup dua dimensi: peningkatan kompetensi profesional dan perluasan jumlah pengawas.

​“Peningkatan ini bukan hanya tentang kemampuan profesional, tetapi juga perluasan jumlah pengawas agar rasio pengawasan terhadap madrasah dan sekolah dapat menjadi optimal,” imbuhnya.

Wilayah Kaltim yang luas membutuhkan jumlah pengawas yang memadai untuk memastikan setiap unit pendidikan keagamaan mendapatkan pendampingan dan evaluasi yang intensif.

​Isu yang paling mendesak dan menjadi sorotan utama dalam pertemuan tersebut adalah adanya disparitas signifikan dalam hal kesejahteraan yang diterima oleh pengawas di lingkungan Kemenag, dibandingkan dengan rekan-rekan mereka yang bertugas sebagai pengawas di sekolah umum di bawah naungan Dinas Pendidikan.

​Sabransyah secara terbuka menyampaikan data mengenai adanya perbedaan yang mencolok ini. “Seperti kita ketahui, antara kami di Kementerian Agama memang ada perbedaan dan disparitas kesejahteraan dengan pengawas di sekolah umum. Hal ini menjadi perhatian serius kami, karena pengawas yang memiliki tanggung jawab setara sepatutnya mendapatkan apresiasi yang setara pula,” tutur Sabransyah.

​Kanwil Kemenag Kaltim berharap penuh agar Komisi IV DPRD Kaltim dapat segera mempertimbangkan dan memberikan dukungan politik serta alokasi anggaran yang diperlukan.

Tujuannya adalah untuk mewujudkan kesetaraan kesejahteraan bagi pengawas madrasah dan pengawas PAI, yang diharapkan setara dengan pengawas di sekolah umum.

​Sabransyah meyakini bahwa penjaminan kesetaraan kesejahteraan ini merupakan strategi kunci dalam memotivasi dan meningkatkan kinerja pengawas.

Kinerja yang optimal dari pengawas, yang merasa dihargai dan didukung secara finansial, pada akhirnya akan berdampak positif pada peningkatan mutu pendidikan agama dan madrasah di Provinsi Kalimantan Timur secara keseluruhan.

​Pertemuan ini menjadi langkah penting dalam membangun sinergi dan kolaborasi yang kuat antara lembaga eksekutif dan legislatif di Kaltim.

Kanwil Kemenag Kaltim berkomitmen untuk menjadikan hasil audiensi ini sebagai dasar untuk terus berkoordinasi dan menindaklanjuti dengan Pemerintah Provinsi, demi terwujudnya lingkungan kerja yang mendukung bagi pengawas yang kompeten, sejahtera, dan profesional. (CIN/Adv/Diskominfokaltim)

Related Articles

Media Sosial

15,000FansLike
10,000FollowersFollow
5,000FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru

Berita Populer