
Persepsinews.com, Samarinda – Pemanfaatan media sosial sebagai sarana literasi produktif dinilai perlu didorong di tengah perubahan pola baca masyarakat yang semakin bergeser ke ranah digital.
Masyarakat, menurut anggota DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, disebut bisa memanfaatkan platform seperti Instagram dan Facebook untuk menyerap informasi dan meningkatkan kapasitas literasi secara bijak.
“Kita jangan hanya terpaku pada literasi membaca yang mengarahkan kita kepada sesuatu yang tidak produktif. Kita harus lebih bijaksana membaca di IG, di Facebook itu sesuatu hal yang menuju ke arah produktivitas,” ujarnya, Jumat (18/07/2025).
Ia menyebutkan bahwa pemahaman literasi saat ini tak lagi sebatas membaca buku fisik, namun mencakup keterampilan memilih dan menyerap informasi dari berbagai kanal digital.
“Ilmu itu ya, pentingnya kita membaca buku, membacanya kita mendekatkan literasi kita,” tambahnya.
Menurutnya, perkembangan media digital seharusnya direspons secara positif dan strategis, termasuk dalam penyusunan program-program literasi ke depan.
Ia juga mendorong agar pemerintah dan komunitas aktif membangun ekosistem literasi digital, misalnya melalui webinar, pelatihan menulis daring, dan kampanye edukatif lewat media sosial.
“Sosialisasi itu penting ya, pengenalan kepada masyarakat itu penting,” ujarnya.
DPRD pun akan mendorong literasi digital masuk dalam program kerja OPD yang relevan, agar pendekatan literasi lebih adaptif terhadap perubahan zaman.
“Kita juga tidak bisa meninggalkan media melalui media online memberikan pembahasan kepada masyarakat,” tutupnya. (Sn/Adv DPRD Samarinda)













