spot_img

DPRD Kaltim Soroti Isu Loket Narkotika di Samarinda dan Dukung Pemberantasan Narkoba

Persepsinews.com, Sangatta – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Samarinda, Fuad Fakhruddin, menyoroti isu serius terkait adanya dugaan permohonan izin untuk membuka loket narkotika oleh seorang RT dari salah satu kelurahan di Kota Samarinda.

Fuad sapaan akrabnya menegaskan dukungannya terhadap tindakan tegas yang perlu diambil oleh pihak berwajib dalam menanggulangi kegiatan ilegal tersebut.

“Membicarakan isu loket narkoba, tanpa ragu saya nyatakan, kita sangat mendukung pihak berwajib untuk menindak segala bentuk kegiatan yang melanggar hukum. Kegiatan semacam ini jelas berpotensi merusak generasi muda dan mengorbankan anak-anak bangsa yang seharusnya kita lindungi dari jeratan narkoba,” ujar Fuad Fakhruddin.

Fuad menekankan pentingnya penanganan yang tegas terhadap isu ini dan menyerukan agar masyarakat tidak terjebak dalam permainan oknum-oknum yang memanfaatkan situasi demi keuntungan pribadi.

“Kami tidak ingin menyebutkan siapa yang terlibat dalam dugaan ini, tetapi kami mempercayakan sepenuhnya kepada pihak berwajib untuk menindaklanjuti dan menyelidiki permasalahan ini secara mendalam,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Fuad juga menggarisbawahi komitmennya dan DPRD Kaltim untuk mendukung upaya pemberantasan narkoba di Kota Samarinda.

“Kami berharap Kota Samarinda bisa mencapai zero tolerance terhadap narkoba. Kita harus menjaga lingkungan kita dengan serius agar tidak ada tempat bagi narkoba untuk berkembang. Mari kita bersama-sama menjaga anak-anak bangsa kita agar terhindar dari bahaya narkoba,” tutupnya.

Pernyataan ini diharapkan dapat memicu kesadaran masyarakat dan mendorong tindakan kolektif dalam memberantas narkoba di Kalimantan Timur, serta menjaga keamanan dan kesehatan generasi penerus bangsa. (Cn/Adv DPRD Kaltim)

Related Articles

Media Sosial

15,000FansLike
10,000FollowersFollow
5,000FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru

Berita Populer