
Persepsinews.com, Samarinda – DPRD Kota Samarinda menyoroti dampak lambatnya penyelesaian masalah pascainsiden kebakaran di Big Mall terhadap aktivitas bisnis dan nasib karyawan. Ketua Komisi I, Samri Shaputra, menekankan bahwa Big Mall bukan hanya pusat belanja, tetapi juga sumber penghasilan ribuan pekerja.
“Kalau lambat menuntaskan itu maka proses usahanya juga akan terhambat, karena daerah tertentu yang tidak boleh beraktivitas,” ucap Samri, Jumat (12/9/2025).
Lebih jauh, ia menambahkan bahwa percepatan penyelesaian masalah sangat penting agar pekerja bisa kembali beraktivitas dan memperoleh penghasilan.
“Kalau cepat menyelesaikan itu, maka aktivitasnya bisa cepat berjalan, karyawan-karyawan yang lain juga sudah bisa mulai bekerja dan berpenghasilan,” ujarnya.
Ia menekankan, masalah ini bukan hanya tanggung jawab internal Big Mall, tetapi juga menyangkut kepentingan masyarakat luas. DPRD ingin memastikan hak pekerja dan keselamatan publik tidak terabaikan.
“Harapannya ini cepat diselesaikan karena ini bukan hanya permasalahan Big Mall saja tapi permasalahan masyarakat kita yang sedang menggantungkan nasibnya di situ, terutama para pekerja,” pungkasnya. (Sn/Adv DPRD Samarinda)













