
Persepsinews.com, Samarinda – Kesejahteraan guru honorer di Kalimantan Timur menjadi fokus utama kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) di bawah kepemimpinan Gubernur H. Rudy Mas’ud (Harum).
Setelah adanya penetapan insentif dari pemerintah pusat sebesar Rp300 ribu per bulan, Gubernur Harum menegaskan bahwa Pemprov Kaltim tidak tinggal diam.
Pemprov memastikan akan memberikan tambahan insentif sebesar Rp500 ribu kepada para pendidik non-ASN, dan bahkan menargetkan kenaikan total insentif hingga mencapai Rp1 juta per bulan dalam waktu dekat, seiring dengan peningkatan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Gubernur Rudy Mas’ud menekankan bahwa peningkatan kesejahteraan guru, terutama bagi mereka yang berstatus honorer atau non-Aparatur Sipil Negara (ASN), merupakan prioritas tertinggi pemerintah.
Alasan di balik prioritas ini sangat mendasar: peran guru dianggap sangat menentukan masa depan generasi daerah dan merupakan kunci keberhasilan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Kaltim.
“Mudah-mudahan kemampuan APBD kita selalu siap untuk mensupport, terutama guru-guru kita, karena mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa, pahlawan sepanjang masa,” ujarnya.
Gubernur Harum mengungkapkan bahwa Pemprov Kaltim saat ini sedang berupaya menyusun skema khusus bagi guru honorer agar alokasi insentif mereka dapat terus ditingkatkan secara bertahap.
“Setelah tambahan awal Rp500 ribu diberikan, target berikutnya adalah mencapai insentif total Rp1 juta per bulan,” ucapnya.
Target ambisius ini menunjukkan komitmen serius Pemprov dalam menghilangkan kesenjangan kesejahteraan antara guru ASN dan non-ASN di Kaltim.
“Itu target kita. Mohon doanya, kalau APBD kita cukup, mudah-mudahan bisa diangkat sampai Rp1 juta,” pungkasnya.
Dirinya menyampaikan bahwa pencapaian target ini sangat bergantung pada keberlanjutan stabilitas fiskal daerah.
Komitmen Pemprov Kaltim di bawah kepemimpinan Gubernur Rudy Mas’ud untuk menaikkan insentif guru honorer hingga Rp1 juta per bulan.
Dengan dukungan finansial dan moral yang optimal, diharapkan para pendidik dapat fokus mencetak generasi Kaltim yang unggul dan berkarakter, siap menyongsong masa depan termasuk peran Kaltim sebagai penyangga utama IKN. (CIN/Adv/Diskominfokaltim)













