Persepsinews.com, Sangatta – Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud, menekankan bahwa fungsi legislatif tidak hanya terbatas pada tugas legislasi dan pengawasan.
Sebab menurut dia, peran legislatif juga sangat penting sebagai jembatan antara kebutuhan masyarakat dan arah kebijakan pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah daerah.
Dalam keterangannya yang disampaikan belum lama ini, Hasanuddin, yang merupakan politisi dari Partai Golkar, menggarisbawahi pentingnya sinergitas antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memastikan setiap program pembangunan dapat berjalan sesuai dengan aspirasi rakyat.
“Pembangunan harus menyentuh rasa keadilan sosial dan menjaga keberlanjutan lingkungan. Ini bukan hanya soal gedung atau jalan, tetapi lebih kepada kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh,” ujar Hasanuddin.
Lebih lanjut, Hasanuddin membahas sektor-sektor krusial yang mesti mendapatkan perhatian lebih, yakni pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
Dia menekankan bahwa ketiga sektor ini merupakan fondasi bagi kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Timur.
“Kalau pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kita kelola dengan baik, maka kesejahteraan masyarakat Kaltim akan meningkat secara langsung,” katanya.
“Kita harus berupaya menciptakan kebijakan yang responsif dan inklusif, agar tidak ada satu pun lapisan masyarakat yang tertinggal dalam proses pembangunan,” tambah Hasanuddin.
Hasanuddin berharap kolaborasi antara seluruh elemen di Kaltim bisa terjalin dengan baik.
“Sehingga harapan-harapan masyarakat dapat diwujudkan melalui kebijakan yang tepat dan efektif,” tutupnya.
Dia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, agar setiap keputusan yang diambil benar-benar mencerminkan kebutuhan nyata masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan, Ketua DPRD Kaltim yakin bahwa berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat akan dapat diatasi, dan pembangunan dapat berjalan dengan baik serta berkelanjutan. (Cn/Adv DPRD Kaltim)













