spot_img

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Dampak Rokok dan Vape bagi Generasi Muda

Persepsinews.com, Samarinda – Tren merokok dan penggunaan vape di kalangan remaja menjadi perhatian DPRD Kota Samarinda. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, menekankan bahwa fokus pemerintah bukan untuk menghentikan perokok yang sudah ada, melainkan mencegah munculnya perokok pemula.

“Ya kita nggak bisa ya melarang orang yang sudah terlanjur merokok untuk berhenti, tetapi yang kita inginkan itu perokok-perokok pemula ini,” ujar Sri Puji.

Ia menyoroti risiko kesehatan rokok, yang tidak hanya berdampak pada paru-paru, tetapi juga bisa menjadi pintu masuk bagi penggunaan zat adiktif lain, termasuk narkoba.

“Karena merokok itu juga bisa jadi pintu masuknya dari narkoba,” katanya.

Kekhawatiran kian meningkat dengan popularitas rokok elektrik atau vape di kalangan anak muda. Menurut Sri Puji, vape kerap dianggap simbol gaya hidup modern dan keren, meski efek kesehatannya tidak kalah berbahaya dibanding rokok konvensional.

“Adanya vape itu seakan-akan keren untuk anak-anak muda, apalagi itu harganya mahal,” jelasnya.

Selain itu, cairan atau liquid vape mengandung berbagai bahan kimia yang berpotensi merusak tubuh jangka panjang.

“Apalagi sekarang vape ini liquidnya banyak dimasukkan bahan-bahan kimia, tentunya nanti berbahaya bagi tubuh,” pungkasnya. (Sn/Adv DPRD Samarinda)

Related Articles

Media Sosial

15,000FansLike
10,000FollowersFollow
5,000FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru

Berita Populer