
Persepsinews.com, Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mengakselerasi pemerataan akses pendidikan menengah melalui program pembangunan 10 unit sekolah baru yang ditarget rampung pada tahun 2027. Langkah ini menjadi salah satu prioritas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim dalam menjawab kebutuhan fasilitas belajar di berbagai daerah.
Plt Kepala Disdikbud Kaltim, Armin, mengungkapkan bahwa pembangunan sekolah baru diperlukan untuk mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan, terutama bagi wilayah-wilayah yang masih minim fasilitas.
“Ya, ada 10 sekolah yang kita targetkan sampai 2027 selesai,” terang Armin saat dikonfirmasi mengenai progres pembangunan sarana pendidikan.
Sebaran pembangunan sekolah tersebut meliputi dua sekolah di Kabupaten Paser, satu di Penajam Paser Utara (PPU), dua di Balikpapan, dua di Berau, satu di Kutai Timur, serta dua unit di Kutai Kartanegara. Penentuan lokasi ini diprioritaskan berdasarkan kebutuhan mendesak dan kesenjangan akses pendidikan.
Armin menegaskan bahwa pembangunan sekolah-sekolah baru ini merupakan bentuk komitmen Pemprov Kaltim untuk menghapus disparitas fasilitas pendidikan antarwilayah, termasuk daerah yang terpencil dan sulit dijangkau.
“Tujuan pembangunan ini jelas untuk membuka akses pendidikan bagi anak-anak kita, terutama di daerah yang jauh,” tegasnya.
Dengan percepatan pembangunan ini, Pemprov Kaltim berharap lebih banyak siswa usia sekolah dapat menikmati pendidikan yang layak tanpa terkendala jarak maupun keterbatasan infrastruktur. Langkah ini juga diharapkan mampu menekan ketimpangan kualitas pendidikan antar kabupaten/kota serta mendukung peningkatan angka partisipasi sekolah di Bumi Etam. (Han911/adv/Diskominfokaltim)













