Persepsinews.com, Samarinda – Audiensi dari Pengurus Pusat (PP) Majelis Pandita Buddha Maitreya Indonesia (Mapanbumi) di ruang VVIP Rumah Jabatan Gubernur, Pendopo Odah Etam, Samarinda, diterima Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Pdt Hendri Suwito memimpin rombongan PP Mapanbumi dalam rangka silaturahmi dan penyampaian laporan terkait berbagai kegiatan keagamaan.
Pj Gubernur Akmal Malik menggarisbawahi komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk melayani seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang suku, ras, dan agama.
Ia menganggap hal ini sebagai tanggung jawab negara yang harus hadir untuk semua golongan. Dalam konteks ini, Akmal Malik menyoroti hak konstitusional warga negara untuk beragama, dan sebagai bagian dari dukungan terhadap kebebasan beragama.
“Pemerintah berkomitmen membantu kegiatan keagamaan dari semua agama yang diakui di Indonesia,” ujarnya.
Poin penting yang disampaikan oleh Akmal Malik adalah keberagaman suku, agama, dan ras di Kalimantan Timur, yang dianggapnya sebagai salah satu alasan utama pemilihan wilayah ini sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (IKN).
Ia menyebut bahwa keberagaman ini menciptakan kehidupan berdampingan yang rukun dan damai di Kaltim.
Audiensi PP Mapanbumi juga merupakan kesempatan bagi mereka untuk melaporkan bahwa Kalimantan Timur dipilih sebagai tuan rumah untuk pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Mapanbumi.
“Ini menjadi kali kedua dalam tujuh tahun terakhir, setelah sebelumnya menjadi tuan rumah pada tahun 2017,” ungkapnya.
Akmal Malik menyatakan kesediaannya untuk mendukung dan hadir pada acara tersebut, sembari berbagi pengalaman saat menjabat Kabag Agama di Pemprov Sumatera Barat.
Ia menekankan pentingnya dukungan pemerintah terhadap kegiatan keagamaan, termasuk Pesparawi, sebagai bagian dari pembinaan mental, spiritual, moral, dan etika umat Kristen.
“Serta wahana perwujudan iman Kristen dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” pungkasnya. (Lis/ Adv Diskominfo Kaltim)













