spot_img

Penurunan Demokrasi Kaltim Dinilai Berlanjut, IDI 2026 Diprediksi Turun Lagi

Persepsinews.com, Samarinda – Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Kalimantan Timur diprediksi kembali mengalami penurunan pada tahun 2026. Prediksi tersebut muncul setelah sejumlah indikator demokrasi pada 2025 menunjukkan tren melemah, diperburuk oleh maraknya aksi unjuk rasa yang berjalan tidak kondusif sepanjang tahun, termasuk demonstrasi ojek online dan aksi besar 1 September di DPRD Kaltim.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), skor IDI Kaltim pada 2025 turun tipis dari 82,28 menjadi 80,69. Meski penyusutannya kecil, dampaknya signifikan karena peringkat Kaltim di tingkat nasional anjlok dari posisi 5 ke 14.

Sekretaris Badan Kesbangpol Kaltim, Ahmad Firdaus, menyampaikan bahwa pola penurunan indikator demokrasi pada 2025 menjadi sinyal kuat bahwa capaian 2026 berpotensi kembali melemah.

“Kalau aksi-aksi yang kurang kondusif terus berulang seperti tahun ini, potensi IDI 2026 turun lagi itu sangat mungkin terjadi,” ujarnya di Samarinda, Rabu.

Firdaus menjelaskan bahwa aspek kebebasan turun paling besar, mencapai 3,27 poin pada 2025. Penurunan di aspek ini sangat dipengaruhi oleh demonstrasi yang berujung anarkis dan mengganggu ketertiban umum.

“Aspek kebebasan sangat sensitif. Aksi yang anarkis langsung berdampak pada nilai kita,” tegasnya.

Selain kebebasan, aspek kesetaraan juga mengalami penurunan sebesar 3,76 poin, dipengaruhi berkurangnya kegiatan penyerapan aspirasi dan partisipasi masyarakat melalui lembaga formal.

Di tengah dua aspek yang melemah, terdapat peningkatan 2,68 poin pada aspek kapasitas lembaga demokrasi. Hal ini menunjukkan adanya perbaikan tata kelola, transparansi, dan kinerja lembaga demokrasi di tingkat daerah. (Han911/adv/Diskominfokaltim)

Related Articles

Media Sosial

15,000FansLike
10,000FollowersFollow
5,000FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru

Berita Populer