Persepsinews.com, Kukar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Grand Opening UNIKARTA Mart di Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah serta memberikan ruang praktik kewirausahaan bagi mahasiswa, khususnya dari Fakultas Ekonomi.
UNIKARTA Mart hadir untuk melengkapi program pengendalian inflasi yang sebelumnya diawali dengan peluncuran kiosk inflasi di Masjid Agung Tenggarong.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kukar, Ahyani Fadianur Diani, menyatakan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok yang berpengaruh langsung terhadap daya beli masyarakat.
“Jadi rangkaian dua kegiatan ini sebenarnya sudah lama kita coba, untuk salah satunya nanti mengatasi inflasi,” ujarnya.
UNIKARTA Mart sendiri menyediakan berbagai kebutuhan pokok mulai dari beras, gula, dan minyak goreng.
Komoditas lain akan ditambahkan secara bertahap, sesuai evaluasi dan kebutuhan.
“Mudah-mudahan ini nanti bisa berjalan, karena ini masih percobaan,” katanya.
Selain fungsi utamanya sebagai penyangga inflasi, UNIKARTA Mart juga berfungsi sebagai ruang praktik kewirausahaan bagi mahasiswa Unikarta.
Mereka dapat belajar langsung mengenai pengelolaan usaha, distribusi barang, hingga pelayanan konsumen.
“Anak-anak mahasiswa, mahasiswa ekonomi nanti, jadi banyak hal yang bisa dimanfaatkan oleh kawan-kawan di Unikarta, baik dari mahasiswa maupun dosen lainnya,” jelasnya.
Program ini juga didukung oleh berbagai pihak melalui Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), termasuk perusahaan-perusahaan besar seperti PT Multi Harapan Utama (MHU) yang terlibat lewat dana CSR.
Hingga saat ini, sekitar 20 perusahaan sudah bergabung dalam upaya mendukung pengendalian inflasi di Kukar, termasuk dari sektor perbankan dan pengelola aset daerah.
Di sisi lain, UNIKARTA Mart juga membuka ruang bagi promosi produk UMKM lokal.
Sejumlah produk seperti keripik, amplang, dan coklat lung anai hasil produksi UMKM binaan PT MHU dari Tenggarong Seberang turut dijual di lokasi ini dengan kemasan yang menarik dan kualitas yang terus ditingkatkan.
“Saya juga minta tadi mereka lebih mempertahankan kualitasnya. Kualitas, selain itu juga kalau bisa nanti disertifikasi supaya juga produk halalnya itu juga terjamin,” pungkasnya. (Rob/Adv Diskominfo Kukar)













