Persepsinews.com, Balikpapan – Gibran Rakabuming Raka, Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 2, mengukir jejak dalam kampanye politiknya di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
Kehadirannya di Pasar Pandan Sari, Balikpapan Barat, pada Sabtu pagi (16/12) lalu, memicu antusiasme tinggi dari warga setempat yang turut serta dalam momen bersejarah tersebut.
Pasar Pandan Sari menjadi saksi ketangguhan Gibran dalam menjalin interaksi langsung dengan masyarakat. Tidak hanya berbicara, ia turut serta dalam transaksi langsung dengan pedagang lokal, memborong produk seperti jahe, cabai, bawang merah, bawang putih, dan ikan.
“Tadi bisa dilihat sendiri seperti apa sambutan warga, ramai. Ada beberapa tempat lagi yang saya kunjungi disini,” ucapnya.
Pendekatan yang ramah ini menciptakan keakraban antara Gibran dan masyarakat, mencerminkan ketulusan dalam mendekati isu-isu lokal.
Salah satu momen menarik adalah ketika Gibran membeli lima bungkus nasi pecel dari pedagang setempat, Hamriah. Dalam percakapan dengan Hamriah, Gibran menolak tawaran untuk membeli jengkol, memberikan sentuhan pribadi dalam interaksi tersebut. Pendekatan ini mendapatkan sambutan positif dari warga yang menyambut kedatangan Gibran dengan hangat.
Di samping mendukung ekonomi lokal, Gibran juga menunjukkan kepeduliannya terhadap pendidikan dengan membagikan buku kepada anak-anak di Pasar Pandan Sari dan menyebarkan kemasan susu. Tindakan ini memberikan dimensi sosial pada kampanye politiknya, menyoroti nilai-nilai kepedulian terhadap pendidikan dan kesejahteraan anak-anak.
Perjalanan kampanye Gibran tidak berhenti di Pasar Pandan Sari. Rencananya mencakup kunjungan ke Pasar Inpres, pertemuan dengan kaum milenial di salah satu kafe, dan penutupan kunjungan di Ibu Kota Nusantara, Sepaku, Penajam Paser Utara.
Dengan terus terlibat secara langsung dengan masyarakat Balikpapan, Gibran berharap untuk menciptakan ikatan emosional yang kuat dan memenangkan hati pemilih dalam perjalanannya menuju pemilihan presiden mendatang.
“Kunjungan kampanye ini bukan hanya tentang politik, tetapi juga menggarisbawahi keterlibatan dan komitmen terhadap kepentingan dan aspirasi rakyat Indonesia,” pungkasnya. (Red)













