Persepsinews.com , SAMARINDA – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur Corporate University memberikan perhatian serius sekaligus berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui inovasi dan kreativitas.
Guna mewujudkan hal tersebut, BPSDM Kaltim melalui bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional (PKMF) menggelar Webinar dengan tema “Digital Risk Management”, bagi Pejabat Pimpinan Tinggi dan ASN di Lingkungan Pemerintah Provinsi serta Kabupaten/Kota se-Kaltim.
Nina Dewi, Kepala BPSDM Provinsi Kaltim, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen BPSDM dalam mengembangkan kepemimpinan yang kuat dan meningkatkan kinerja di lingkungan organisasi.
Diskusi dalam Webinar menyoroti konsep Digital Risk Management sebagai pendekatan komprehensif untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengelola risiko yang terkait dengan pemanfaatan teknologi digital.
“Kami menekankan risiko keamanan data, ancaman siber, dan dampak perubahan teknologi terhadap operasional bisnis,” ujarnya.
Nina Dewi menjelaskan bahwa perkembangan pesat dalam dunia digital memberikan manfaat yang signifikan, namun diiringi pula oleh risiko yang semakin kompleks dan berkembang.
Risiko tersebut mencakup serangan siber yang dapat merusak reputasi perusahaan hingga kerentanan data yang dapat merugikan kepercayaan pelanggan. Oleh karena itu, Digital Risk Management dianggap sebagai landasan utama dalam menjaga keberlanjutan bisnis.
Untuk itu, ia meminta organisasi untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengelola risiko ini secara proaktif. Langkah-langkah seperti identifikasi aset digital, evaluasi kelemahan potensial, dan implementasi strategi keamanan.
“Ini efektif untuk menjadi kunci untuk mengatasi kompleksitas tantangan keamanan digital,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat memahami serta mengaplikasikan konsep Digital Risk Management secara lebih baik.
“Diharapkan mereka dapat berperan aktif dalam memajukan sumber daya manusia di Kalimantan Timur, khususnya dalam konteks manajemen risiko digital,” tutupnya.
Webinar yang diselenggarakan secara virtual ini menghadirkan Raditio Ghifiardi, sebagai Narasumber yang menjabat sebagai Vice President – Head of Security Strategy & Architecture PT Indosat Ooredoo Hutchison. Acara ini juga didukung oleh moderatori, yaitu Widyaiswara Ahli Madya BPSDM Provinsi Kaltim, Hernawaty.(Lis/ADV/BPSDMKALTIM)