Persepsinews.com, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) akan segera membentuk badan khusus untuk mengelola dan mengawasi program pendidikan gratis. Langkah ini bertujuan agar kebijakan tersebut dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran.
Badan pengelola ini nantinya akan bertanggung jawab dalam mengoordinasikan program dengan berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, serta menyusun regulasi dan mekanisme pelaksanaannya.
“Pembentukan badan khusus sangat penting agar pendidikan gratis dapat dikelola dengan baik. Tim ini akan berkoordinasi dengan seluruh SKPD terkait, baik dalam penyusunan regulasi maupun aspek teknis lainnya,” ujar Wakil Gubernur Kaltim periode 2025-2030, Seno Aji, di Gedung Utama (B) DPRD Kaltim, baru-baru ini.
Badan pengelola ini akan mulai dibentuk setelah peraturan gubernur (Pergub) terkait pendidikan gratis disahkan. Pergub tersebut akan menjadi pedoman utama dalam mengatur kebijakan, termasuk mekanisme pendanaan dan distribusi program.
“Setelah Pergub ditandatangani, pembentukan badan pengelola akan segera dilakukan. Ini diperlukan agar pelaksanaannya lebih terarah dan memiliki sistem yang jelas,” tambahnya.
Dalam proses pembentukan, Pemprov Kaltim akan mempertimbangkan anggota dari tim Transisi yang telah bekerja dalam perencanaan program ini. Selain itu, tim akan diperkuat dengan tenaga ahli di bidang pendidikan dan keuangan untuk meningkatkan efektivitas implementasi.
“Tim Transisi akan menjadi bagian awal dari badan pengelola ini. Namun, kami juga akan menambah tenaga profesional yang memahami bidang pendidikan dan keuangan,” tandas Seno.
Dengan pembentukan badan pengelola yang sistematis dan berbasis kompetensi, menandakan bahwa Pemprov Kaltim optimis bahwa program pendidikan gratis ini dapat berjalan sesuai harapan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Ehd)