spot_img

Qori Internasional Tampil di Pembukaan MTQN ke-30 Bacakan Ayat Suci Al-Qur’an

Persepsinews.com, Samarinda – Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-30 resmi dibuka di GOR Kadrie Oening Sempaja, Samarinda, Kalimantan Timur, pada Minggu (8/9/2024).

Acara ini menghadirkan berbagai momen berkesan, mulai dari lantunan ayat suci hingga defile kafilah dari seluruh Indonesia.

Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, menyambut hangat kedatangan kafilah dari 36 provinsi. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi semangat peserta yang datang dari seluruh penjuru tanah air untuk mengikuti ajang bergengsi ini.

“MTQN adalah bukti nyata kecintaan kita terhadap Al-Qur’an dan komitmen kita dalam memperkuat nilai-nilai Qur’ani di masyarakat,” ujarnya.

Pembukaan MTQN ke-30 dimeriahkan dengan penampilan Qori Internasional Seyed Mostafa Hosseini, yang membacakan ayat suci Al-Qur’an dengan penuh khidmat, menggema di seluruh sudut GOR.

Acara yang mengusung tema “Mewujudkan Masyarakat Cinta Al-Qur’an Untuk Bangsa yang Bermartabat di Bumi Nusantara” ini diharapkan mampu mempererat ukhuwah Islamiyah dan menanamkan kecintaan yang lebih dalam terhadap Al-Qur’an di hati masyarakat.

Sekretaris Daerah Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, juga menyampaikan pesan melalui video yang diputar pada layar LED besar di tengah arena, menampilkan latar belakang kubah masjid berwarna hijau dan kuning yang menambah suasana islami.

“MTQN ini adalah momentum untuk memperkokoh rasa cinta kita kepada Al-Qur’an. Mari kita semua sukseskan acara ini dengan penuh semangat dan kebersamaan,” pesan Sri Wahyuni.

Rangkaian acara semakin meriah dengan penampilan Paduan Suara Simpono Borneo yang membawakan lagu khas Kutai Kartanegara, “Aku Menyanyi.”

Suara mereka yang menggema di arena menciptakan suasana penuh kebanggaan lokal. Sanggar Tari Bhakti Nusantara Islam juga turut tampil dengan tarian Jepen Islami, yang menampilkan harmoni antara seni dan spiritualitas.

Puncak acara pembukaan MTQN ke-30 ini ditandai dengan defile kafilah dari 36 provinsi. Kafilah-kafilah tersebut berbaris rapi dengan mengenakan pakaian adat masing-masing, disambut sorak sorai penonton yang antusias.

Defile ini tidak hanya menampilkan keanekaragaman budaya Indonesia, tetapi juga menunjukkan kebersamaan dan persatuan dalam menyemarakkan acara religius nasional.

Pj Gubernur Akmal Malik menyampaikan harapannya agar penyelenggaraan MTQN ke-30 ini menjadi tonggak penting bagi Kalimantan Timur, yang terakhir menjadi tuan rumah MTQN pada tahun 1976.

“Selain sebagai ajang kompetisi, MTQN juga menjadi peluang bagi Kaltim untuk memperkuat posisinya sebagai tuan rumah acara besar lainnya di masa depan,” tandas Akmal Malik. (Lis)

Related Articles

Media Sosial

15,000FansLike
10,000FollowersFollow
5,000FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru

Berita Populer