spot_img

Mahasiswi Lakukan Penipuan Donasi UKT, Ngaku Orang Sulit Tapi Uangnya Dipake Dugem dan Beli iPhone

Persepsinews.com, Jakarta – Dunia pendidikan di Indonesia kembali heboh dengan kasus dugaan penipuan donasi yang melibatkan seorang mahasiswi Universitas Diponegoro (Undip) bernama Puji.

Puji diduga memanfaatkan cerita kesulitan keuangan untuk menarik simpati publik dan mendapatkan donasi. Kasus ini mencuat setelah Puji mengunggah kisah pribadinya di akun X miliknya, @filosiofi, yang kemudian menjadi viral.

Dalam unggahannya, Puji bercerita tentang kesulitan yang dialaminya dalam membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) semester tujuh.

Puji menyatakan bahwa dirinya berada di ambang berhenti kuliah karena ayahnya menjadi korban penipuan oleh rekan bisnisnya.

“Bapak gue kena tipu rekan bisnisnya. Enggak pernah nyangka abis solat subuh bakal dapet pesan kayak gini,” tulis Puji dalam salah satu postingannya.

Kisah tersebut menjadi viral karena Puji juga mengungkapkan rasa sedihnya karena sudah berada di semester akhir dengan 133 SKS yang telah ditempuh.

“Jahat banget yang nipu bapak gue. Gue udah 133 SKS tapi akhirnya enggak bisa lanjut kuliah. Cita-cita gue hilang,” lanjutnya, menggambarkan betapa besar kekecewaannya atas kejadian yang menimpa keluarganya.

Dalam tangkapan layar pesan yang dibagikan Puji, terlihat pesan dari ayahnya yang meminta maaf karena tidak dapat membantu pembayaran UKT semester tujuh.

“Bapak juga mau bilang, maaf ya Ji, bapak sama ibu gak bisa usahakan pembayaran UKT semester 7 dan kamu gak bisa lanjut kuliah,” tulis Puji mengutip pesan dari ayahnya.

Namun, setelah cerita ini viral, sejumlah netizen mulai meragukan keaslian cerita Puji. Beberapa pihak mengklaim bahwa Puji mungkin saja melakukan penipuan donasi dengan memanfaatkan empati publik.

Sejumlah netizen mengungkapkan kecurigaan mereka setelah menemukan beberapa kejanggalan dalam cerita yang disampaikan Puji, termasuk tidak adanya verifikasi dari pihak universitas atau lembaga resmi terkait masalah keuangan yang disebutkan.

Saat ini, kasus dugaan penipuan donasi ini masih dalam sorotan publik. Meskipun demikian, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Universitas Diponegoro maupun dari Puji sendiri terkait tuduhan tersebut. (Red)

Related Articles

Media Sosial

15,000FansLike
10,000FollowersFollow
5,000FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru

Berita Populer