
Persepsinews.com, Samarinda – Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menilai kota ini memiliki peluang besar melahirkan ribuan pelaku usaha baru setiap tahunnya jika program satu RT lima UKM bisa berjalan konsisten.
“Kalau satu RT ada lima UKM baru dalam setahun, dengan 2.000 RT berarti ada 10.000 UKM baru. Kalau lebih dari lima, tinggal dikalikan saja,” ujar Helmi.
Ia menyebut, Pemkot Samarinda sudah memberi banyak dukungan untuk mendorong kemandirian warga, mulai dari bantuan modal hingga pelatihan. Bantuan yang diberikan pun bervariasi, antara Rp1 juta hingga Rp25 juta sesuai kebutuhan usaha.
“Sudah dilakukan pemerintah kota, baik usaha mandiri maupun yang dimodali. Modalnya ada, tinggal bagaimana warga memanfaatkannya,” katanya.
Sebagian dukungan itu juga disalurkan lewat Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya) di tingkat RT. Skema ini memberi peluang usaha kecil, seperti gorengan, souvenir, hingga kerajinan, untuk tumbuh dari lingkup masyarakat terkecil.
Meski demikian, Helmi menekankan bahwa keberhasilan UKM tidak bisa hanya bertumpu pada bantuan pemerintah. Ia mengingatkan, inisiatif pelaku usaha menjadi kunci agar usaha benar-benar berkembang.
“Kalau tenant hanya duduk manis saja, tentu hasilnya terbatas. Harus berinisiatif mencari peluang, termasuk memanfaatkan dukungan dari perbankan, organisasi, maupun OPD,” tandasnya. (Sn/Adv DPRD Samarinda)













