Persepsinews,com, Tenggarong — Upaya memperkuat demokrasi daerah terus dilakukan Anggota DPRD Kalimantan Timur, Firnadi Ikhsan, melalui kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD). Pada pelaksanaan ke-3 yang digelar di Desa Loa Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Minggu (12/4/2026), Firnadi mengangkat tema literasi politik sebagai fondasi kemajuan demokrasi lokal.
Ia menegaskan pentingnya literasi politik dalam kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) yang digelar di tengah masyarakat. Kegiatan ini disebut sebagai bentuk tanggung jawab moral wakil rakyat dalam memastikan masyarakat memiliki pemahaman yang cukup terkait arah pembangunan daerah.
Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh kualitas partisipasi masyarakat sebagai pemegang kedaulatan.
Menurutnya, masyarakat yang memahami hak dan kewajibannya akan mampu mengambil keputusan politik secara rasional dan bertanggung jawab, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan.
“Demokrasi yang sehat hanya bisa terwujud jika masyarakat memiliki literasi politik yang memadai, sehingga keputusan yang diambil bukan berdasarkan ikut-ikutan saja,” ujarnya.
Selain itu Firnadi juga menyoroti pentingnya peran aktif masyarakat dalam mengawal kebijakan publik. Ia mendorong warga untuk berani menyampaikan kritik dan masukan secara konstruktif kepada pemerintah.
Menurutnya, partisipasi masyarakat tidak berhenti pada pemilu, melainkan harus berlanjut dalam pengawasan terhadap kebijakan yang diambil.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan peran strategisnya dalam pembangunan daerah, khususnya dalam menciptakan demokrasi yang berkualitas dan berkelanjutan.
“Literasi politik bukan sekadar memilih, tetapi bagaimana masyarakat ikut mengawal arah kebijakan demi kemajuan bersama,” tegasnya. (Red)













