spot_img

Renovasi Stadion Palaran Ditunda, Borneo FC Masih Bermarkas di Batakan

Persepsinews, Samarinda – Klub Borneo FC Samarinda dalam beberapa waktu kedepan harus rela menunggu keinginannya untuk bisa menggunakan Stadion Utama Palaran sebagai home base di sisa lanjutan kompetisi Liga 1 musim ini.

Walau mendapat sambutan positif dari Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, dalam audiesninya belum lama ini namun upaya renovasi urgen, tentu tak bisa secepatnya dilakukan, mengingat anggaran APBD murni tahun ini sudah disahkan beberapa waktu lalu.

Akibatnya, Borneo FC terpaksa harus memindahkan sementara laga kandangnya di sisa kompetisi ke Stadion Batakan Balikpapan, selama proses renovasi Stadion Segiri yang diperkirakan akan berjalan selama setahun.

Kondisi ini membuat Pesut Etam bukan hanya menghabiskan sisa musim ini saja bermain jauh dari markasnya. Tapi juga bisa berlanjut hingga putaran awal musim selanjutnya. Termasuk, jika nantinya tim ini masuk ke kompetisi AFC, maka laga kandang akan dimainkan di Batakan. Apalagi, peluang juara Pesut Etam cukup terbuka, dengan masih bertahan di peringkat satu klasemen sementara Liga 1.

Dikonfirmasi terkait usulan perbaikan Stadion Palaran, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Agus Hari Kesuma (AHK) mengaku memaklumi keinginan tersebut.

“Sebagai warga Samarinda, ia juga bisa merasakan jarak yang terlalu jauh bagi fans Pesut Etam untuk mendukung langsung tim ke Balikpapan, untuk renovasi itu sebenarnya sudah lama pernah di ajukan untuk anggaran kan memang cukup besar, jadi masuk di perubahan,” tutur Agus.

AHK sapaan dia menyebut, jika dilakukan renovasi dengan cepat, sementara stadion itu bisa digunakan dengan bangku tribun sekitar 1.000 orang.

“Hanya saja untuk realisasi renovasi stadion itu, sementara dipastikan pada September 2024 sesuai dengan APBD Perubahan jika diketok pada bulan Juli nanti,” terangnya.

Sementara itu, jika diketok pada perubahan, maka Borneo FC Samarinda tidak bisa mengejar pertandingan hingga akhir musim ini, sehingga terus menggunakan Stadion Batakan Balikpapan sebagai home basenya.

Sebab, basis anggaran Kaltim sesuai dengan pemerintahan RI, hanya saja hal itu bisa berubah jika adanya revisi anggaran yang ada.

Terkait proses pembenahan yang mulai dijalankan akhir-akhir ini, AHK mengakui lebih difokuskan pada sisi estetika dan keindahannya dulu. Makanya, perbaikan awal dilakukan di area luar, seperti pembuatan pagar.

“Sesuai arahan dari Pj gubernur, jika ingin merenovasi dengan anggaran senilai Rp 53 miliar, tentu hanya bisa dialokasikan di perubahan atau anggaran tahun depan. Tapi, dengan paparan bahwa untuk renovasi urgen, seperti perbaikan lapangan dan pemasangan lampu yang bisa secepatnya dikerjakan paling lama dua bulan dengan estimasi pembiayaan senilai Rp 10 miliar,” tandas AHK. (Ozn)

Related Articles

Media Sosial

2,900FansLike
2,010FollowersFollow
1,500FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru

Berita Populer