Persepsinews, Samarinda – Penjabat Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim menyusun roadmap terkait kebutuhan tenaga kerja.
Menurut Akmal, hal ini penting dilakukan agar pemerintah bisa memberikan intervensi yang tepat untuk menyiapkan tenaga kerja yang dibutuhkan pasar kerja.
“Pak Rozani (kepala Disnakertrans Kaltim), saya mau ada roadmap kebutuhan tenaga kerja,” tutur Akmal Malik saat menerima jajaran serikat pekerja/buruh di VIP Room Rumah Jabatan Gubernur Kaltim Kompleks Odah Etam.
Akmal menyebut, pihaknya bisa mengetahui berapa besaran kebutuhan tenaga kerja di Kaltim. Roadmap tersebut nantinya juga bisa menjelaskan seberapa banyak tenaga kerja terampil yang sudah bekerja di perusahaan-perusahaan pertambangan, perkayuan, perkebunan, perkapalan dan lainnya.
Peta tenaga kerja itu pun harus menggambarkan grade atau tingkatan tenaga kerja yang terserap di perusahaan-perusahaan di Kaltim.
“Berapa grade yang bisa kita penuhi. Peta itu penting. Supaya kita tahu perkembangannya dan bisa menyiapkan untuk peningkatannya,” kata Akmal.
Peta tenaga kerja itu juga harus menggambarkan kondisi grade pada sektor pertambangan, perkayuan, perkebunan, perkapalan dan lainnya.
Untuk peningkatan kualitas pekerja, tahun ini Disnakertrans telah menyiapkan alokasi untuk 30 orang. Akmal juga mengajak serikat pekerja dan perusahaan berpartisipasi dalam perumusan peta jalan ketenagakerjaan tersebut. Sebab kinerja pekerja secara langsung juga akan berdampak pada gerak maju perusahaan.
“Yang penting kita mulai. Jangan bilang banyak. Kalau kemampuan kita 10, kita kerjakan 10. Jangan hanya rencana, apalagi tidak dipikirkan,” paparnya lagi.
“Saya tidak ingin memberi ruang untuk by pass dan by pass (jalan pintas). Saya mau tenaga-tenaga dari sini yang bekerja di sini. Serapan tenaga kerja kita rendah, karena grade kita kalah,” jelas Akmal lagi. (Ozn)













