Hetifah Berikan Wadah Konten Kreator Kembangkan Sektor Unggulan Pariwisata di Berau

0
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dapil Kalimantan Timur, Hetifah Sjaifudian. (Ist)

Persepsinews.com, Jakarta – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dapil Kalimantan Timur, Hetifah Sjaifudian bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, pada Sabtu (6/8) menyelenggarakan Bimbingan Teknis Penguatan Peran Konten Kreator dalam Mendukung Pengembangan Destinasi di Desa Wisata, di hotel Bumi Segah Kabupaten Berau.

Kegiatan yang diikuti oleh tak kurang dari 80 orang konten kreator di Berau ini juga dihadiri oleh Koordinator Pengembangan Destinasi II Area II Kemenparekraf RI (Hendri Karnoza), Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemerinrah Kabupaten Berau (M. Hendratno), videografer profesional (Wahyu Aurora), dan Profresional Event Director (Dharmayani).

Hendratno menyampaikan bahwa penting untuk membentuk semangat dan kekuatan dalam pengembangan pariwisata Berau untuk semakin diminati.

“Ini sangat erat dengan peran konten kreator, dalam dunia yang serba digital. Optimis sektor pariwisata Berau menjadi sektor unggulan” jelasnya.

Hendri menjelaskan pentingnya peran konten kreator dalam pengembangan pariwisata melalui promosi destinasi wisata.

“Konten yang dihasilkan hendaknya relevan dan mendukung peningkatan sektor ini akan mendorong percepatan pariwisata” jelasnya.

Hetifah memaparkan bahwa Kaltim masuk dalam tiga destinasi pariwisata nasional dan delapan Kawasan Pengembangan Pariwisata Nasional.

Lebih lanjut anggota DPR RI Dapil Kaltim ini menyampaikan bahwa potensi pariwisata di Berau perlu untuk dikembangkan secara maksimal sebagai salah satu kota penyangga yang menjadi penopang perekonomian Kaltim akan menjadi IKN dalam waktu dekat.

“Sehingga kita upayakan untuk terus mempromosikan pariwisata, ekraf, serta budaya Indonesia” tutup politikus Golkar ini.

Kegiatan Penguatan Peran Konten Kreator ini merupakan seri lanjutan yang digagas Hetifah, setelah sebelumnya dilaksanakan di Samarinda, Bontang, Kutim, dan akan dilanjutkan di daerah lainnya di Kaltim. (Red)