Tekan Kekerasan Perempuan dan Anak di Lingkungan Sekolah, DKP3A Kaltim Harapkan Peran Dinas Tekait

0
Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Noryani Sorayalita. (Ist)

Persepsinews, Samarinda – Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Noryani Sorayalita mengatakan, pihaknya siap untuk berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan untuk melakukan edukasi terhadap anak-anak sekolah terkait memahamkan bahaya kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Guna menekan angka kekerasan perempuan dan anak di Kaltim pihaknya pun terus melakukan sejumlah upaya seperti sosialisasi ke wilayah tinggi kekerasan anak dengan mengundang forum anak untuk memeberikan edukasi.

“Tapi secara umum kami siap berkolaborasi jika dibutuhkan instansi yang bersangkutan seandainya perlu edukasi kami siap, kami biasanya sosialisasi ke wilayah yang tinggi akan angka kekerasan, kita undang juga forum anak,” tutur Noryani Kamis (3/11/2022).

Diakui Noryani, dari 10 Kabupaten dan Kota di Kaltim Samarinda termasuk wilayah dengan tingkat kekerasan perempuan dan anak tertinggi. Untuk itu perlu dilakukan sosialisasi.

Dalam menurunkan angka kekerasan perempuan dan anak perlu kolaborasi antar stakeholder. Dinas Pendidikan diharapkan juga berperan aktif memberikan edukasi melalui guru-guru yang memang memiliki kompeten tersebut mulai dari tingkat SMP dan SMA.

“Kepada guru yang memang punya akses dan berkompeten, dinas pendidikan juga bisa mengedukasi ke pesantren atau sekolah, perlu kolaborasi,” tutupnya. (Ozn/ Adv DKP3A Kaltim)